Minggu, 29 Juli 2018

4 Bujet Tambahan yang Harus Dipersiapkan saat Renovasi Rumah Total

Banyak hal yang perlu Anda persiapkan sebelum memutuskan untuk renovasi rumah total, salah satu di antaranya adalah mengenai bujet tambahan di luar biaya renovasi. Jumlahnya juga relatif tapi tetap tidak boleh disepelekan karena bisa mempengaruhi pengeluaran Anda. Lantas, apa saja biaya-biaya tersebut? Simak ulasan legkapnya dalam rangkuman berikut.

1. Biaya Sewa atau Ngontrak
Jika hanya sebagian rumah yang direnovasi, tentu ada bagian lainnya di rumah yang masih bisa ditempati. Tapi, jika rumah Anda direnovasi total, maka mau tidak mau Anda harus mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit jumlahnya untuk menyewa atau mengontrak rumah sementara waktu sampai rumah Anda selesai direnovasi.

Anda juga jelas tidak bisa meminta pekerja untuk menyisakan satu ruangan lalu dijadikan tempat tinggal. Selain bisa memperlambat proses renovasi, udara sekitar rumah yang sedang direnovasi dan dibangun ulang tentu tidak sehat. Bahkan, Anda dan keluarga berisiko terkena jatuhnya bahan material dari atas.

Lain halnya jika Anda memiliki keluarga atau kerabat dekat yang tempat tinggalnya tidak jauh dari rumah Anda yang sedang direnovasi. Dengan demikian, Anda bisa menghemat bujet tempat tinggal sementara. Tapi, jika Anda merasa tidak enak, Anda bisa tetap memberi penggantinya, misal dengan membeli beras atau kebutuhan makan sehari-hari.

2. Beli Furnitur dan Peralatan Baru
Pengeluaran untuk kebutuhan ini bukan didasarkan pada perilaku konsumtif atau mengikuti paham ‘rumah baru perabotan juga harus baru’. Tapi, jika desain rumahnya juga baru, kadang ada beberapa furnitur dan peralatan baru yang Anda butuhkan untuk melengkapi rumah baru Anda. Misalnya, kursi untuk teras atau peralatan dapur seperti kompor gas tambahan.

Jika Anda ingin memperoleh harga murah, coba survei harga barang-barang dan kebutuhan rumah baru di internet. Pilih yang sedang ada promonya, misalnya diskon. Kemudian, manfaatkan promo khusus jika Anda memiliki keanggotaan untuk lebih menghemat bujet.

3. Biaya Listrik
Renovasi rumah juga mengharuskan Anda untuk menambah biaya listrik, apalagi jika Anda menambah jumlah ruangannya di rumah baru. Begitupula jika ingin membuat kolam kecil, Anda perlu menambah jumlah lampu di halamannya.

Mengenai bujet tambahan untuk listrik, sebaiknya Anda mempertimbangkannya dengan matang. Jadi, hal ini tidak akan membebani pengeluaran Anda ke depannya setelah ruamh baru ini jadi. Misalnya, Anda tidak perlu menambah AC baru, TV, kompor listrik, dan peralatan lainnya yang butuh daya besar tapi keberadannya tidak terlalu Anda butuhkan.

4. Beli Material Tambahan
Anda mungkin sudah membuat estimasi biaya pembanguan rumah sedetail mungkin, terutama untuk bahan-bahan baku atau material yang dibutuhkan. Tapi, seringkali kenyataan tidak sesuai dengan perkiraan. Bahan material yang sudah Anda sediakan bisa saja kurang atau ada bahan material penting lainnya yang luput dari perhatian sehingga belum dibeli.

Selain itu, bahan material bangunan termasuk kebutuhan yang mudah mengalami kenaikan harga. Jadi, jika 1 bulan sebelumnya Anda sudah membuat estimasi biaya untuk bahan material tapi baru bisa beli 1 bulan berikutnya, bisa jadi harganya sudah naik. Misal, bujet beli pasir yang sebelumnya Rp2 juta ternyata butuh Rp2,3 juta.

Selain itu, bujet tambahan lainnya untuk renovasi rumah total juga seringkali mengharuskan Anda untuk menambah pengeluaran untuk transportasi ke tempat kerja atau sekolah anak-anak. Terutama jika tempat tinggal sementara Anda letaknya lebih jauh dari rumah baru. Nah, untuk mendapat hasil renovasi terbaik dari pekerja profesional, hubungi sejasa.com.

Related Posts

4 Bujet Tambahan yang Harus Dipersiapkan saat Renovasi Rumah Total
4/ 5
Oleh